Modul V Aini Hanifah
JAWAB:
1. Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
2. Internet Worm adalah autounomous intrusion agents yang mampu melakukan penggandaan diri dan menyebar dengan memanfaatkan security flaws pada services yang umum digunakan.
3. Protokol Utama adalah
Ø Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP.
Ø Protokol lapisan antar-host : berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah (TCP) dan (UDP).
Ø Protokol lapisan internetwork: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan dan enkapsulasi menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah (ARP (ICMP), dan (IGMP).
Ø Protokol lapisan antar muka jaringan: bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan.
4. Ip Adrdress adalah alamat identifikasi komputer/host yang berada didalam jaringan. Dengan adanya IP address maka data yang dikirimkan oleh host/komputer pengirim dapat dikirimkan lewat protokol TCP/IP hingga sampai ke host/komputer yang dituju.Setiap komputer/host memiliki IP address yang unik sehingga dua komputer/host yang berbeda tidak boleh memiliki IP address yang sama dalam satu jaringan.
5. Public Address: Sebuah alamat IP Public yang ditugaskan untuk setiap komputer yang terhubung pada internet dimana setiap IP adalah unik. Maka akan tidak bisa ada dua komputer dengan alamat IP Public yang sama dalam seluruh Internet. Skema pengalamatan memungkinkan komputer untuk “menemukan satu sama lain” dan melakukan pertukaran informasi. Pengguna tidak memiliki kontrol atas alamat IP (Public) yang diberikan ke komputer. Alamat IP Public ditugaskan untuk komputer oleh Internet Service Provider secara langsung setelah komputer terhubung ke gateway Internet.
Private Address: Sebuah alamat IP dianggap pribadi jika nomor IP termasuk dalam salah satu rentang alamat IP untuk jaringan pribadi seperti Local Area Network (LAN). Internet Assigned Numbers Authority (IANA) telah mereservd tiga blok berikut ruang alamat IP untuk jaringan pribadi (jaringan lokal) :
~ Kelas A : 10.0.0.0 – 10.255.255.255
~ Kelas A : 10.0.0.0 – 10.255.255.255
~ Kelas B : 172.16.0.0 – 172.31.255.255
~ Kelas C : 192.168.0.0 –192.168.255.255
~ Kelas D : 224.0.0.0 – 239.255.255.255
~ Kelas E : 24-.0.0.0 – 255.255.255.255
6. DNS : Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
Ø Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
Ø Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
Ø Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
7. Kategori nama domain di Indonesia : Domain merupakan sebuah nama alamat sebuah website atau orang sering menyebutnya dengan URL, contohnya saja webiste atau. Beberapa Domain yang tergolong TDL (top level domain) yaitu : .com, net, uk, id, edu dan seterusnya.
Ada beberapa kategori domain yang digunakan di Indonesia, berdasarkan tipe dari sebuah website itu sendiri, berikut beberapa domain tersebut :
1. CO.ID
Domain ini digunakan untuk website perusahaan kecil sampai besar, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : Akte Notaris (bila tidak ada SIUP), Surat Bukti Kepemilikan Merk, Kartu Identitas Penerima Kuasa.
2. OR.ID
Domain ini digunakan untuk website organisasi, yayasan atau komunitas online, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : Akte Notaris Yayasan/Organisasi atau Surat Keputusan Organisasi, Kartu Identitas Penerima Kuasa.
3. SCH.ID
Domain ini digunakan untuk website instansi sekolah, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : Surat Pengajuan Resmi dari Kepala Sekolah yang Bersangkutan , Kartu Identitas (KTP / SIM) penanggung jawab, Surat Kuasa
4. NET.ID
Domain ini digunakan untuk website khusus untuk perusahaan dalam bidang telekomunikasi, tetapi terkadang juga digunakan oleh kelompok dan komunitas tertentu, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : Izin Usaha, Kartu Identitas, Surat Bukti Kepemilikan Merk.
5. AC.ID
Domain ini digunakan untuk website perguruan tinggi/akademik di indonesia, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : SK Depdibud Pendirian Lembaga, Akta Pendirian/Surat Keputusan Rektor, Kartu Identitas, Surat Penunjukkan/Kuasa dari Pejabat Tertinggi Lembaga Pendidikan.
8. Sarana yang dapat tersambung dengan internet : ada beberapa macam koneksi yang dapat digunakan, yaitu:
(1) modem (dial-up) telepon
(2) kabel telepon berkecepatan tinggi – ISDN, DSL dan TI
(3) modem kabel
(4) nirkabel – satelit dan jalur “udara” lain.
9. Cara-cara terhubung ke Internet antara lain adalah:
Ø Melalui telepon kabel, bisa mengakses Internet secara dial-up, sewa jaringan (leased line), atau menggunakan layanan transmisi digital menggunakan modem DSL (Digital Subscriber Line).
Ø Melalui telepon nirkabel, baik yang berteknologi GSM (Global System for Mobile Communications) maupun berteknologi CDMA (Code Division Multiple Access).
Ø Melalui televisi kabel atau televisi berlangganan.
Ø Melalui gelombang mikro.
Ø Melalui layanan wireless access point.
10. Sebuah Jaringan Komputer paling sedikit terdiri dari dua komputer yang saling tergabung dengan sebuah media sehingga computer-komputer tersebut dapat saling berbagi resource dan saling berkomunikasi. Kenyataannya sebuah network biasanya terdiri dari banyak computer (lebih dari dua). Semua network berbasis pada konsep pembagian (sharing). Jaringan komputer muncul dari adanya kebutuhan untuk berbagi data diantara para pengguna. Komputer memiliki kemampuan dalam memproduksi beberapa jenis informasi yang berupa data, spreadsheet atau grafik. Komputer-komputer yang termasuk ke dalam sebuah jaringan dapat saling berbagi resource berupa:
Ø Data,
Ø Pesan,
Ø Mesin Fax,
Ø Modem,
Ø Device-device lain.
Jenis-Jenis Jaringan
Berdasarkan lokasi geografis dan ukurannya, jaringan terbagi ke dalam beberapa jenis, diantaranya :
Ø LAN (Local Area Network)
Merupakan sebuah kumpulan computer yang terdapat pada sebuah lokasi dan saling terhubung, misalkan jaringan yang terdapat dalam sebuah gedung. Secara administrasi dapat dilakukan sendiri oleh seorang atau beberapa administrator (orang yang bertugas dan bertanggung jawab memelihara jaringan agar tetap berjalan secara normal).
Ø WAN (Wide Area Network)
Merupakan sebuah jaringan yang saling menghubungkan beberapa LAN dan tidak tergantung pada sebuah lokasi, misalkan jaringan internet. Secara administrasi jaringan WAN membutuhkan pihak ketiga (network provider) untuk menyediakan media penyambung yang mampu menghubungkan jaringan-jaringan yang berbeda lokasi itu.
Pada umumnya semua jaringan memiliki komponen, fungsi dan kemampuan sebagai berikut :
Ø Server, komputer yang menyediakan resource agar dapat diakses oleh semua pengguna jaringan.
Ø Clients, komputer-komputer yang dapat mengakses server dan dapat menggunakan resource yang tersedia.
Ø Media, cara komputer-komputer dalam sebuah jaringan terhubung.
Ø Shared data, file atau folder yang disediakan server melalui jaringan.
Ø Shared printer dan device lain, resource lain yang disediakan oleh server.
Ø Resources, file, printer atau item-item lain yang digunakan oleh pengguna jaringan.
No comments:
Post a Comment